Life Must Go on

LIFE MUST GO ON Berawal dari rasa kepo, kilat petir menyambar ruang jiwa. “ ya, aku pasti bisa. Aku akan memulainya sekarang”. Seketika kalimat itulah yang muncul di dalam benakku. Aku menganggapnya “Guratan Cahaya Hidup”. Aku mendapatkan kesimpulan begini. Tidak ada abu yang hilang begitu saja, pasti ada angin yang membawanya. Begitu juga dengan mimpi, tidak ada mimpi yang hilang jika kita yang memusnahkanya. Mimpiku sejak dulu adalah menjadi wanita tangguh dan menjelajahi Negara Eropa. Aku tak tahu, kenapa harus Eropa pilihanku. Mungkin aku akan menemukan jawaban pertanyaan itu nanti. Itu mimpiku, yang selalu aku damba dan puja. Aku mencari berbagai cara bagaimana untuk dapat mewujudkan mimpi tersebut. Namun semuanya nihil, aku terlalu takut mengambil resiko, dan aku belum siap menerima resiko. Akhirnya hanya “segini” usahaku, aku berhenti dan menjalani aktivitasku seperti biasa. Aktifitas remaja pada umumnya, jatuh cinta, patah hati, galau. Semua waktuku sempat tersita karena itu. Bodoh bukan ? Hari itu aku move dengan segudang kegiatan yang mampu melupakan masa-masa buramku. Aku menikmati semuanya, aku enjoy, aku merasa mampu kembali tertawa lepas dan menemukan hidupku. Hari demi hari, waktu pun berlalu. Saat ini aku sedang sibuk mengurusi kegiatanku, berpetualang bersama mimpiku. Berbagai persiapan sedang kami lakukan untuk bertempur nanti. Aku bangga, ini adalah perjalanan pertamaku untuk menebarkan padi di pulau lain. Semoga semua lancar nanti. Dari sini aku yakin, bahwasanya mimpi itu benar-benar ada. Aku yakin dengan mimpiku yang sempat hilang, dia akan kembali dan mendekat. Life must go on gaes, sekarang aku memutuskan untuk tidak lagi berkutat dengan cinta yang membuat hati menjadi rapuh dan mengubahmu bukan menjadi dirimu. This words, “REMAJA DILARANG BAHAGIA” yang menggugahku untuk bangun dan melek akan dunia yang sedang aku tapaki, duniaku sendiri. Seperti lirik dalam syair ini Mengarungi samudra kehidupan Kita ibarat para pengembara Hidup ini adalah perjuangan Tiada masa tuk berpangku tangan lirik yang pas dengan tugas dan kewajiban kita di bumi. Aku adalah pengembara yang sedang haus dan lelah. Tapi aku tak mau tenggelam dalam samudra yang luas itu, aku ingin minum dan mengobati rasa lelahku. Jadi aku harus bangun dan tetap berenang mempertahankan hidupku. Aku percaya cinta, namun aku lebih percaya bahwa bukan sekarang saatnya cinta itu ada. Aku akan berjuang dan mengesampingkan masa remajaku untuk mimpi yang sempat hilang sebab cinta. Sebesar apa upaya yang kamu lakukan, itulah buah yang akan kau petik nanti, semua masa yang telah aku lewatkan dengan cuma-cuma akan kusimpan dan kujadikan buku dalam ekspedisiku mengejar mimpi. Go ! life must go on gaes, hidupku baru saja kumulai detik ini. -10 Juni 2017, lunakreasimimpi-

Komentar

Postingan Populer